Minggu, 08 Januari 2012

Gagal itu Sakit, Bangkit itu Spirit....

Allahuakbar...........

Sakit.................rasanya sakit................................ya ROBBI..............
Sakit rasanya gagal Aku inni............tubuh inni berlumuran dosa..............
Robbi ........................
Masih layakkah Aku......... mencium Syurga MU...?
Hamba tak punya apa" ya Robb........
tidak ada yang bisa menenangkan jiwa ini selain Mu....................
Q takut Engkau Marah pada Q...
Q takut Engkau membenci Q.......
Q takut Engkau Murka pada Q....
Q takut................................................ T_T
Setiap manusia mungkin pernah merasakan kegagalan..........nikmat jika gagal itu di barengi dengan tafakur...walaupun...sakitnya........tiada tertara....
gagal meraih juara, gagal dalam pekerjaan, gagal dalam jodoh, dan yang paling bahaya adalah gagal menata diri...jika semua ini terjadi apa yang harusnya kita lakukan agar jangan berkepanjangan..........


“Manusia sesungguhnya disiksa oleh dirinya sendiri. Disiksa oleh kesombongannya. Disiksa oleh prasangka buruknya. Disiksa oleh iri-dengkinya.”

“Manusia sesungguhnya dimuliakan oleh dirinya sendiri. Dimuliakan oleh kerendah-hatiannya. Dimuliakan oleh prasangka baiknya. Dimuliakan oleh empatinya.”

“Apa kabar hidupmu sekarang? Baik-buruk hidupmu sekarang, bukankah itu akibat dari pilihan-pilihanmu di masa lalu?”

“Gagal lalu menyalahkan orang lain adalah salah. Gagal lalu menyalahkan diri sendiri juga adalah salah. Lakukan saja perbaikan tanpa menyalahkan siapapun.”


May sedang dalam kondisi ini, makanya may nulis di blogg supaya selalu teringat........kesalahan" masa lalu dan berusaha untuk bangkit...............sebagai suatu pelajaran yang berarti........






langkah yang harus dilampaui .........
1) Rileks walau emang gak bisa rileks hikzz..........perlahan.........
2) Pikirkan matang" kesalahan apa yang telah diperbuat 
3) Yakin Allah senantiasa membantu, asalkan dibarengi dengan ibadah yang kuat
4) Introspeksi diri
5) Bangkitlah hingga mencapai 99%
6) Berdoa'alah...dan mohon ampun.........mungkin banyak kebutuhan qt yang belum terpenuhi karena dosa dosa Qt....
7) ISTIQOMAH...............................................


(Maka tetaplah kamu [pada jalan yang benar]), yaitu ber-istiqâmah-lah kamu, (sebagaimana diperintahkan kepadamu) di dalam kitab-Nya, ber-‘aqîdah-lah yang benar, beramal solehlah dan tinggalkan kebatilan tanpa menyimpang ke kiri ataupun ke kanan dan terus meneruslah dalam keadaan seperti itu sampai kamu wafat. (dan [juga] orang yang telah bertaubat bersama kamu), yaitu para sahabat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan kaum mu’minin. Agar kalian mendapatkan balasan yang baik kelak di hari penghisaban (yaumul-hisâb) dan hari pembalasan (yaumul-jazâ’).

(Dan janganlah kalian melampaui batas!), yaitu berlebih-lebihan dari batas-batas yang telah ditentukan oleh Allah subhanahu wa ta’ala, baik di dalam ber-‘aqîdah maupun beramal.

(Sesungguhnya Dia Maha melihat apa yang kalian kerjakan) dan Dia tidak akan pernah lalai terhadap apa yang kalian kerjakan dan Maha mengetahui segala sesuatu yang disembunyi-sembunyikan meskipun tidak tampak di hadapan manusia.


Mudah"an bermanfaaT... sEMANGAT...bangkit....Allah & Rasul'a Bersamamu........aamiin.................
May lecturer =)) Makasih ya...kk Que yang support q,,,mudah"an Hijrah ini Istiqomah..........aamiin...

Kulap Terakhir ke Schmutzer :D

Bismillah,,,,,,,
Sebelum Uas dateng, , apa salahnya refresh sejenak..........?
yupz........walaupun bukan dalam rangka pure jalan", tapi lumayan lah bisa study tour sekaligus refresh ke Ragunan... wkwkwkwk, alooha.........siga budak letutik, ya...ya ya demi mata kuliah biper...musti neliti seluruh primata, kelompok kami, kebetulan meneliti perilaku dari Macaca tonkeana, gak tahu kan??
Kami berangkat pukul 06.00 pagi dari kampus, nyampe pukul 10.00 siang karena super dooper macet di Jakarta maklumlah qt pergi hari selasa hari kerja ya otomatis........
sesampainya di area primata yaitu "Schmutzer" kami langsung mengatur strategi untuk meneliti, dengan waktu 1 jam saja......kami harus mencatat semua perilaku yang muncul dari 2 individu Macaca tonkeana dengan perhitungan durasi 1 jam, 5 menit/ perilaku jadi dilakukan selama 12 kali pengamatan...yang nantinya akan diolah dengan analisis statistik....


mas indra.............maaf ea....hehehe
Primata Indonesia
Indonesia mempunyai sekitar 40 Jenis primate dan salah satu kebanggaan Indonesia adalah Orangutan. Satwa primate di Indonesia banyak ditemukan di wilayah Indonesia bagian barat, seperti di pulau Sumatra, Kalimantan dan Jawa. Satwa primate ini sangat membantu dalam perkecambahan pohon baru di hutan karena mereka banyak makan buah, berperan dalam memebantu manusia mengerti tentang hutan dan banyak lagi peran primate di alam.


"Pusat Primata Schmutzer, Taman Margasatwa Ragunan"

Pusat Primata Schmutzer,Taman Margasatwa Ragunan Jakarta dihibahkan oleh mendiang Ibu Pauline Antoneitte Adeline Schmutzer dan Yayasan Gibbon [Prof.Dr.Ir.Willie Smits].

Ibu Schmutzer ingin menunjukan contoh kepedulian terhadap satwa liar di dalam Nuansa Taman Margasatwa. Beliau sangat mencintai Indonesia dan mengharapkan cinta dan hibahnya dapat membantu masyarakat Indonesia untuk lebih menghargai dan peduli pada keindahan satwa liar Indonesia.

Ibu Schmutzer lahir di Wonorejo, 6 September 1924 dan meninggal di Jakarta, 11 September 1998. Selain sebagai penyayang binatang, Ibu Schmutzer juga senang melukis. Fasilitas Pusat primata Schmutzer mulai dibangun pada tahun 1999 dan diresmikan tanggal 20 Agustus 2002 oleh Gubernur DKI Jakarta, Bapak Sutiyoso.

Filosofi dasar dari Pusat Primata Schmutzer, Taman Margasatwa Ragunan adalah

" Kami berusaha memberi yang terbaik bagi satwa dan pengunjung".

Prinsip Pusat Primata Schmutzer dalam mencapai visi adalah Konservasi primata adalah bagian yang penting untuk mengamankan warisan Indonesia dan Dunia Mengutamakan nasib satwa [primate] dalam pengelolaan

Faktor pendidikan masyarakat adalah kunci keberhasilan program konservasi primata di Indonesia Pusat Primata Schmutzer mengembangkan konsep lingkungan yang serba hijau dan ditata sealamiah mungkin sehingga satwa merasa seolah berada di habitat aslinya.

Pusat Primata yang berdiri di kawasan TMR ini bisa dikatakan sebuah hadiah tak ternilai dari seorang wanita berdarah Belanda, Puck Schmutzer kepada masyarakat Indonesia. Schmutzer menghibahkan uang yang dimilikinya untuk dimanfaatkan membangun sebuah area penangkaran bagi berbagai jenis primata. Ia berharap hibah yang diberikannya ini dapat membantu masyarakat Indonesia agar lebih menghargai dan peduli pada kelestarian satwa liarnya.

Pusat Primata yang diresmikan 10 Agustus 2002 ini luasnya yang mencapai 13 hektare, dan diakui sebagai yang terbesar di dunia. Kehidupan primata di Schmutzer ini dibuat seperti sesungguhnya kehidupan mereka di alam bebas. Para binatang ini dibiarkan hidup bebas tanpa kandang atau disebut dengan enklosur.

Beberapa primata asli Indonesia yang ada disini diantaranya Orang Utan, Owa Kalimantan, Owa Jawa Abu-abu –merupkan spesies yang sangat langka–, Siamang, dan beberapa jenis lainnya. Selain koleksi primata asli Indonesia di pusat primata ini juga memiliki koleksi primata dari negara-negara lain seperti Gorila dan Simpanse. Empat ekor Gorilla yang menghuni Pusat Primata Schmutzer, didatangkan dari Howlettes dan Port Lympne, Inggris.

Namanya Pusat Primata Schmutzer. Dengan adanya Pusat Primata Schmutzer ini kita nggak perlu lagi jauh-jauh ke Jerman yang terlebih dahulu memiliki pusat primata terbesar di dunia, tetapi cukup ke Ragunan saja. Dulu pusat primata terbesar di dunia ada di Leipzig, Jerman, dengan luas 4,5 Hektar. Tapi sekarang kalah besar dengan Pusat Primata Schmutzer yang total luasnya 13 Hektar dan baru digunakan separuhnya, sebesar 6,5 Hektar.

Sejarah Pusat Primata ini berawal dari hibah mendiang Ibu Pauline Antoneitte Adeline Schmutzer dan Yayasan Gibbon (Prof.Dr.Ir.Willie Smits). Ibu Schmutzer ingin menunjukkan contoh kepedulian terhadap satwa liar di dalam Nuansa Taman Margasatwa. Beliau sangat mencintai Indonesia dan mengharapkan cinta dan hibahnya dapat membantu masyarakat Indonesia untuk lebih menghargai dan peduli pada keindahahan satwa liar Indonesia.

Dengan mengembangkan konsep lingkungan yang serba hijau dan ditata sealamiah layaknya berada di hutan. Kita akan merasakan sensasi seolah berada di habitat asli satwa primata. Tengok saja pintu terowongan yang dihalangi oleh rumbai-rumbai akar dan dedaunan. Sementara dari dalam terowongan, pengunjung dapat melihat kandang-kandang primata melalui kaca bening transparan. Disini juga terdapat jembatan-jembatan kayu yang melengkung dan meliuk-liuk seperti ular di mana di setiap perhentiannya orang bisa melihat lapangan rumput hijau dari ketinggian sembari menikmati hembusan angina sepoi-sepoi.



yang kami teliti yaitu Macaca tonkeana..................2 ekor cukupp....


PERILAKU

Sosial

Di alam, Boti hidup dalam kelompok, yang jumlahnya bisa mencapai 25-40 ekor. Meskipun mereka memebentuk sistem sosial, namun tidak terdapat hirarki antar anggota kelompok. Perilaku sosial lainnya, masih belum banyak diketahui. Di daerah batas sebarannya. Macaca tonkeana ada indikasi terjadi perkawinan silang dengan Macaca hecki.

Aktivitas harian

Selama melakukan kegiatan harian, primata ini seringkali dijumpai di tanah, bergerak dengan empat anggota tubuhnya atau quadropedal. Perpindahan dari satu pohon ke pohon lainnya biasanya dilakukan dengan meloncat. Kelompok yang bergerak bersama-sama sering menimbulkan suara gaduh. Daerah jelajah berkisar antara 25-40 Ha dan jelajah hariannya mencapai 1100 m. Aktif pada siang hari hingga sore, namun kadang-kadang pada siang hari dihabiskan untuk bermain.

Suara

Hanya jantan dewasa yang mengeluarkan suara panggilan nyaring. Hampir sama dengan Macaca maura namun lebih sering bersuara dan diulang-ulang. Suara ini dikeluarkan oleh primata ini ketika mereka didekati oleh kelompok non-konspesifik.

Visual Komunikasi

Meringis : Memperlihatkan gigi yang terkatup. Tampilan ini berfungsi sebagai sinyal penenangan untuk mengurangi agresi dalam pertemuan agresif. (Estes, 1991).

Menatap dengan mulut terbuka: Tatapan ini disertai dengan mulut yang terbuka, tetapi gigi tertutup. Ini adalah ekspresi ancaman. (Estes,1991)

HABITAT

Boti hidup pada hutan primer dataran rendah, hutan sekunder, dan hutan dataran tinggi hingga ketinggian 1300 meter dpl, seperti daerah Cagar Alam Fehrumpenai. Selain itu, satwa ini juga mendiami daerah perladangan, perkebunan dan pesisir.

MAKANAN

Boti memakan berbagai bagian tumbuhan. Komposisis pakan primata ini antara lain buah 57%, daun 17%, serangga 8%, bunga 4%, tunas pohon 2%, dan sisanya berupa rumput, jamur, moluska, tanah dan berbagai jenis vertebrata kecil lainnya.

PENYEBARAN

Penyebaran Boti di Sulawesi cukup luas, jika dibandingkan jenis monyet Sulawesi lainnya. Satwa ini dapat ditemukan di Sulawesi Tengah, mulai dari bagian utara sampai ke selatan. Sebelah utara penyebarannya dibatasi oleh dataran rendah Siweli-Kasimbar (0-05o LS), sebelah barat daya oleh penyempitan Danau Tempe (4o LS), dan sebelah tenggara oleh Danau Matana dan Danau Towuti (2-30o LS).



Macaca tonkeana
Boti atau Macaca tonkeana mempunyai rambut tubuh berwarna coklat sampai hitam, dengan rambut rambut halus berwarna coklat keabu-abuan pada pipi. Mereka hidup dalam kelompok beberapa jantan dan beberapa betina. Boti aktif pada siang hari dan menghabiskan waktunya di pohon dan permukaan tanah. Makanan utamanya buah ficus, anakan bamboo, umbi umbian dan invertebrate. Mereka ditemukan di daerah Sulawesi Tengah dan Sulawesi Tenggara.

Klasifikasi 
Kingdom  :        Animalia
Phylum    :        Chordata
Class       :        Mammalia
Order      :        Primates
Family     :        Cercopithecidae
Genus    :          Macaca
Species:           M. tonkeana
Binomial name
Macaca tonkeana
(Meyer, 1899)

Itulah sedikit mengenai Boti.......walaupun cuma bentar asikk ko....:D

Setelahnya kami meneliti, kami berangkat menuju monas dan istiqlal rencananya supaya bisa shalat disana, tapi karena hujan plus macet melanda, kami pun hanya berkunjung sebentar sajaaaaaaaaa........hikz.......
pokoknya Seruuu deh.....wat kulap terakhir may...
^_^ semogga bermanfaat...
selamat berpetualang.... ! (0_?)